Kembali ke Intisari News
July 28, 2023
Perkara Pembunuhan Wanita Bohemian Belle Elmore
Perkara Pembunuhan Wanita Bohemian Belle Elmore
Perkara Pembunuhan Wanita Bohemian Belle Elmore (Intisari)
Penulis Ade S
Editor Ade S

Intisari Plus - Pernikahan Dokter Crippen dengan istrinya tidak bahagia. Selain selingkuh, Belle Elmore pun kerap bersikap kasar pada sang suami. Suatu hari, ia dikabarkan pergi ke Amerika dan tidak pernah terdengar kabar beritanya.

----------

TVRI pernah menyajikan sebuah film dengan tema perkara kriminal yang berjudul Dokter Crippen. Lelaki ini membunuh istrinya sendiri, Belle Elmore. Ia kemudian menjalin hubungan asmara dengan sekretarisnya. Kisah penangkapannya cukup menegangkan. Pengejaran dilakukan dengan mengerahkan alat-alat modern di waktu itu untuk bisa menahan tersangka yang sudah melarikan diri dari London menuju Kanada.

Cerita di film itu bukan khayalan. Perkara Dokter Crippen termasuk salah satu yang paling sensasional di awal abad ke-20. Bukan hanya karena alasan di atas, tapi terutama karena watak Crippen sendiri. “Wataknya adalah suatu yang masih belum bisa dimengerti sepenuhnya, juga oleh pengetahuan ilmu jiwa dewasa ini,” tulis Robin Squire dalam bukunya Classic Murders (terbitan tahun 1970).

Juga bagi mereka yang telah menyaksikan pemutaran filmnya oleh TVRI, kisah Dokter Crippen tetap menarik karena berbagai segi kehidupannya tidak terungkap dalam film tersebut.

Dokter yang pendiam, selalu mengalah, dan memperhatikan istrinya itu, tampaknya penuh kontradiksi. Dari satu sisi, perbuatan Dokter Crippen menurut anggapan umum sungguh tidak berperikemanusiaan. Terutama caranya melenyapkan mayat istrinya. Namun di sisi lain, lelaki yang serba tenang dan penuh perasaan itu, menurut berbagai kesaksian sama sekali bukan tipe orang yang tega menyakiti. Apalagi membunuh. Munculnya rasa simpati dan keharuan tidak bisa dihindari setelah melihat kemesraan cinta Dokter Crippen terhadap kekasihnya. Rasa cinta itu ditunjukkan sampai saat terakhir ia akan menghadapi hukuman mati.

Terlepas dari latar belakang dan motifnya, pembunuhan Belle Elmore oleh suaminya tidak menunjukkan sesuatu keistimewaan. Pembunuhan terjadi pada awal bulan Februari 1910. Untuk menyingkirkan istrinya, sang dokter menggunakan racun hyoscine yang dibelinya pada tanggal 10 Januari dari toko bahan kimia Lewis & Burroughs.

Untuk menghapus jejak-jejak perbuatannya, Dokter Crippen membantai mayat istrinya. Kepala dipisahkan dan dibuang entah ke mana. Tulang-tulang dan bagian tubuh yang dapat menjadi petunjuk bahwa mayat adalah seorang wanita itu diambilnya lalu dibakar. Jelas bahwa Crippen memanfaatkan keahliannya sebagai dokter dengan baik. 

Jangan biarkan penasaranmu tergantung.
Akses tanpa batas dengan Intisari Plus.