Kembali ke Intisari News
August 29, 2023
Mme Ali Fahmy Beynee Alibert
Mme Ali Fahmy Beynee Alibert
Mme Ali Fahmy Beynee Alibert (INTISARI)
Penulis Ade S
Editor Ade S

Intisari-Online.com - Suatu malam di Savoy Hotel, juru pintu mendengar pertengkaran suami istri dari sebuah kamar dan memeriksanya. Ketika ia memeriksanya untuk kedua kali, ia melihat sang suami sudah tewas tertembak oleh istrinya, Madame Fahmy.

----------

Dini hari tanggal 10 Juli 1923. Ujung Barat London mengalami hujan lebat. Menurut penduduk London yang pernah tinggal di daerah tropis, baru sekali itulah London tertimpa hujan selebat “hujan tropis”. Badai juga menderu-deru, mengecutkan hati siapa pun yang ketika itu masih terjaga.

Juru pintu Savoy Hotel ketika itu justru sedang meronda di lorong-lorong hotel. Suara angin dan hujan hampir meniadakan suara-suara lainnya yang timbul selarut itu. Namun juru pintu masih cukup tajam pendengarannya untuk mendengar suara manusia bersilat kata di balik sebuah pintu suite. Dia ingat suite tersebut dihuni oleh sepasang suami istri dari Mesir.

Sebagai petugas keamanan hotel, juru pintu lalu mendobrak masuk. Begitu pintu terbuka, tampak olehnya wajah-wajah bengis. Sang suami, yang menurut daftar tamu bernama Pangeran Ali Fahmy Bey, menunjuk pada beberapa carut di tubuhnya. Sang istri memperlihatkan lehernya yang tampaknya baru saja lepas dari cekikan tangan-tangan perkasa.

Tanpa mengetahui apa yang baru terjadi, juru pintu mengatakan kepada suami istri dari Mesir itu supaya tidur saja karena hari masih malam. Melihat kedua orang itu mulai beranjak menuju kamar tidurnya masing-masing, juru pintu mundur dan menutup pintu masuk suite. Ronda pun diteruskan.

Belum juga mencapai ujung lorong, Iagi-lagi dia dikejutkan suara dari balik pintu suite yang baru saja diperiksanya. Sekarang suara itu lebih mengerikan, bukan sekadar kata-kata manusia yang sedang beradu pendapat. Dia mendengar tiga letusan senjata api.

Juru pintu kontan lari menghampiri suite dan kontan pula menerobos masuk. Adegan kedua ini memperlihatkan sang suami tergeletak di lantai dan berlumuran darah. Sang istri yang mengenakan gaun tidur model baby doll tampak berdiri tertegun. Di tangannya ada sepucuk pistol yang bertatahkan mutiara.

Jangan biarkan penasaranmu tergantung.
Akses tanpa batas dengan Intisari Plus.